PACITANPOST
News Update
Loading...

Featured

[recentbylabel]

Featured

[Featured][recentbylabel]

Minggu, 22 Maret 2026

Jumat, 20 Maret 2026

Ribuan jamaah shalat Id padati Manggala Sakti

Ribuan jamaah shalat Id padati Manggala Sakti

Pacitan Post .20.03.026.
Bebarengan dengan Kerajaan Arab Saudi , PDM Muhammadiyah Pacitan  melaksanakan Salat Idhul Fitri tahun 1447 H , jatuh pada Hari Jumat tanggal 20 Maret 2026 , salah satunya di lapangan Manggala Sakti Kelurahan Baleharjo Pacitan.

Ribuan  jamaah datang dari seantero Kecamatan Pacitan sejak pukul 06.00 WB , Kebetulan cuaca cerah,  tidak ada hujan turun ,sebagaimana hari hari sebelumnya yang selalu turun hujan.

Bertindak sebagai Imam H.Robayyani dan bertindak sebagai Khatib yaitu mantan Kepala Sekolah SD Mentoro  Sukatno Abdullah.

Hingga acara selesai sekitar pukul 7.30  wib,acara berjalan lancar dan penuh lekusyukan , untuk mengurus  parkir dan keamanan ditangani Karang Taruna lingkungan Manggali Sakti.


Sementara itu , DPC Nahdatul Ulama Pacitan baru akan menggelar shalat Id Sabtu 21 Maret 2026.,hal ini disebabkan ketinggian hilal belum  memenuhi syarat untuk dijadikan patokan 1 Syawal  .

Perbedaan awal Ramadhan dan shalat Id di Pacitan pada khususnya dan di Indonesia antara Nahdatul  Ulama dan Muhamadiah sudah sering terjadi , namun demikian lama lama perbedaan itu biasa.
Untuk shalat Id  Versi NU dan Negara untuk di Pacitan akan dilaksanakan di Alun Alun Pacitan , diperkirakan alun alun akan dipenuhi oleh para pendatang / luar kota yang dari kemarin sudah pada berdatangan.


Sekedar tambahan informasi , untuk mengamankan gebyar lebaran 1447 H.Polres Pacitan telah membentuk satgas Ketupat yang terdiri dari lintass sektoral , dengan mengambil posko di Gedung Gasibu Pacitan..


Sayang lebaran tahun ini , Polres Pacitan berlaku keras terhadap perayaan lebaran yaitu penyalaan Meriam Drum  yang bahan peledaknya dari Karbit , kata Hadi Winardi Lebaran tanpa karbit ,ibarat sayur tanpa garam.....( Tim)















Rabu, 18 Maret 2026

SURAT EDARAN GAS MELON METU...!

SURAT EDARAN GAS MELON METU...!


Pacitan Post.026.
surat Edaran Gas Melon saka Bupati Pacitan akhire ' metu , imbas  gejolak kelangkaan  gas melon ana Pacitan.

Pancen wingi awan , Rapat Tim Pertamina Madoun, Sejumlah Media , Disperindag lan Polres Pacitan berlangsung sengit , terutama Perwakilan Media sing memberondong TIm Pertamina lan Pemkab sing ora duwe kebijakan riil terkait kelangkaan gas melon.

Saat Sekda Heru maju ana kursi ngarep , Heru selaku perwakilan saka Pemkab Pacitan Janji bakal ngetokne Surat Edaran Bupati ( SE) terkait penjualan lan pembelian Gas Melon Jelang Lebaran .


Salah sijining poin Surat Edaran , mulai Dina Iki agen ORA entuk nglayani penjualan langsung konsumen ,sedang pangkalan adol gas melon diutamakan warga sekitar disik , Utawa warga cedak cedak disik.

Terkait pembelian dibatesi 3 tabung gas melon , luwih saka 3 kudu nganggo gas 5,5 kg lan gas sak duwure , sing repot SK Bupati ora menyertakan  katagori pembeli koyo to ASN.TNI.POLRI Hotel.Restoran lan sakpiturute.

Padahal  wingi rapat dibahas , salah sijining sebab gas melon langka , merga 99 persen ASN .HOTEL & Restoran Yo tuku gas melon , tapi Ning SK Bupati terbaru Iki ora dicantumke.

Sekedar tambahan informasi , Nganti seprene kelangkaan Gas Melon ijik terjadi ana Pacitan , akibate Rega gas melon meledak ,enek sing tuku Rega 25.000 , 30.000 bahkan enek sing tuku 35 .000 ...


Miturut Gatot Subroto Tim Saka Pertamina Madiun, omong yen sak Jane stock Gas Melon ana Pacitan secara rasio wis mencukupi , tapi mbuh merga panik opo piye kok ISO langka, jare Joko..heran.


Sementara Sekda Heru njaluk marang Media Melu nyebarke tata cara / hak pengguna  gas melon , ASN.HOTEL.RESTORAN WONG SUGIH, TNI.POLRI DILARANG .......( Tim)

















99 % ASN.Hotel & Cafe pakai Gas Melon ,tidak berhak tapi tidak ada Pidananya.

99 % ASN.Hotel & Cafe pakai Gas Melon ,tidak berhak tapi tidak ada Pidananya.


Pacitan Ppos , 18.03.026
Di Pacitan saat ini , diakui atau tidak Gas Melon langka ,  untuk mendapatkan satu tabung gas melon harus antri Berjam jam , seperti di Arjosari hari ini , antrian kurang lebih mencapai 100 meter.

Usus punya usut , kelangkaan Gas Melon di Pacitan : 
Akibat permintaan tinggi jelang lebaran,.. Kepanikan warga atas isu BBM yang dilontarkan pejabat di Jakarta...
Penggunaan Gas Melon ke konsumen yang bukan haknya , ASN , Hotel , Cafe dan sebagainya.

Antrean Gas Melon di wilayah Arjosari hari ini.

Yang menarik dari sekian penyebab kelangkaan Gas Melon yaitu  pembelian  oleh ASN , orang kaya , .Hotel , Cafe dan Restoran yang ternyata tidak ada sanksi pidananya , hal ini disampaikan langsung oleh  Tim Pertamina dari Madiun yang menggelar rapat di Dinas Perdagangan Pacitan jl Dewi Sartika .

Rapat dihadiri oleh 10 perwakilan Media yang dipilih Pemerintah , Polres Pacitan  , Agen LPG di Pacitan , Tim Pertamina dari Madiun, Dinas Perdagangan  dan Sekretaris Daerah Heru Wiwoho.


Jalanya rapat sedikit agak alot ,karena tim Pertamina dari Madiun dan dari Pemerintah Kabupaten Pacitan belum punya konsep penanggulangan kelangkaan Gas Melon , sedang dari awak media berharap rapat hari ini sudah ada solusi dari pihak Pemerintah atau Pertamina.


Melihat rapat semakin sengit , Heru Wiwoho sebagai  Wakil Pemerintah Kabupaten Pacitan ,yang tadinya duduk di belakang sebagai peserta  maju ke depan dan memberikan sedikit solusi , bahwa dalam waktu dekat Pemkab Pacitan akan mengeluarkan SE / Surat Edaran Bupati yang melarang / menghimbau ASN untuk tidak menggunakan gas melon .


Sebenarnya beberapa media sudah mengingatkan Sekda , percuma mengeluarkan SE tentang himbauan ASN untuk tidak menggunakan Gas Melon , karena pasti dilanggar mengingat ASN di Pacitan kehidupannya  biasa saja alias tidak kaya kaya amat .

Sementara Tim Pertamina  dari Madiun Gatot Subroto mengatakan ,  untuk memberikan solusi kelangkaan Gas Melon di Pacitan memberikan tambahan Kouta Gas Melon sekitar  13 ribu Gas Melon / 3.5 Kg.


Gatot Subroto lebih jauh mengatakan , Dinas Perdagangan untuk lebih aktif memantau kondisi lapangan, dicari penyebab mengapa warga sampai antri Berjam jam hanya untuk mendapatkan satu tabung gas melon.

Kepada Mediapun Tim Pertamina dari Madiun meminta kepada Media untuk ikut memberikan solusi dan edukasi melalui berita tentang kondisi sebenarnya di Lapangan,jangan malah membuat keruh , imbuh Gatot.

Tim Pertamina Madiun , Kadis Perdagangan Pacitan dan Kasat Reskrim Polres Pacitan.

Sekedar tambahan Informasi , bahwa masyarakat  yang berhak menggunakan gas melon adalah warga miskin , usaha mikro / terbatas , dan Nelayan yang punya syarat syarat tertentu.

Sedang Pelanggaran yang bisa dipidana terkait LPG , yaitu siapapun yang terindikasi penimbunan gas Melon ( 3,5 Kg) dan oknum oknum yang terindikasi melakukan oplosan gas Melon dan Gas Gas lain.....( Gustik)




























Selasa, 17 Maret 2026

Wong Pacitan  Klakon Bali Masak Nganggo Kayu.... ripik meneh brow....!

Wong Pacitan Klakon Bali Masak Nganggo Kayu.... ripik meneh brow....!


Pacitan Post .17.03.026.
Sejatine soal langka LPG , kanggone wong Pacitan ORA susah susah amat , merga enek alternatif Liya , Yo kui bali masak nganggo kayu bakar maneh.

Masak nganggo kayu bakar , kejaba ngirit duit , uga adoh saka bahaya  tabung meledak , kejaba saka iku rasa hasil masak kayu bakar ,duwe rasa khas Dewe lan spesial , bahkan akeh warung ana kota kota gede sing masAk nganggo kayu bakar sebagai bentuk nostalgia.

Bahkan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji sempat ngobrol / Guyon Pari  kena , Sejatine ..! wong Pacitan iku  ora Pati susah yen muk LPG  Langka wae , tetep Isa masak nganggo alternatif liyo Bali Urip koyo jaman kawak, yo kui  masak nganggo kayu bakar.

Perlu dimangerteni , jelang lebaran pengadaan Gas pancen mengalami kekurangan lan kelangkaan , dugaan awal merga permintaan pasar sing cukup tinggi.

Saking langkane' , Rega gas  mundak edan edanan  , jare bakul martabak sing mangkal ana etan  Perempatan Penceng wani tuku Rp.50.000.

Situasi Kabeh pangkalan gas , terjadi antri sing dawane pirang pirang atus meter , koyo sing diomongke yu paerah , aku kui ngantri saka jam setengah sepuluh , entuk sak tabung nganti teka jam rolas , paerah ngantri ana toko gas Arjowinangun.

Saiki merga gas langka , masyarakat mulai berpikir , yen masak banyu  , mie lan masakan ringan liyane warga wis mulai  nganggo teko elektrik , masak berat wis do mulai nganggo tungku kayu bakar .

Sementara Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro tetep mendorong pengusaha/ depo depo Gas  memenuhi permintaan pasar , awas Ojo nganti nimbun , yen terjadi nimbun bakal tak sikat ujar Kapolres...( Gustik)














Senin, 16 Maret 2026

Anak'e Piping ! ora duwe bedil , wedok yatim piatu , bocah gunung , Prestasi Gemilang Piye Pak Bupati mbok ditukokne Bedil

Anak'e Piping ! ora duwe bedil , wedok yatim piatu , bocah gunung , Prestasi Gemilang Piye Pak Bupati mbok ditukokne Bedil

Zalfa Nurahmah Agustina Atlit  menembak Putri Asal Pacitan  bedil Nyilih tapi sering juara.

Pacitan Post , 17-03-026.
Aneh tapi nyata ..!  saben tanding / latihan  bedil muk  nyilah nyilih menyang Kopasus , bocah Yatim Piatu  sing jenenge' Zalfa Nurahmah Agustina prestasine patut dicontoh berjamaah.

Mahasiswi UPN Surabaya asal Desa Gondosari Punung Pacitan iku pernah merebut medali perak  Kejurda tahun 2020 , meraih medali emas Porprov Jatim tahun 2022 ,  Kejurnas Menembak tahun 2023 lan meraih medali  perak Porprov Jatim tahun 2024.

Sing cukup mencengangkan ' sekaligus trenyuh , Zalfa  sing bapak ibune  wis seda/ meninggal ( tetep semangat )Urip bareng 3 adik adik'e sebagai yatim piatu , bahkan Zalfa Iki Dina ijik nempuh pendidikan sebagai mahasiswi smester VI UPN Surabaya.


Terkait Janji Pemerintah bakal nukokne BEDIL / Senjata   (spesifikasi Olympic  ) indoor 10 meter menurut sang Pelatih  Pelda Arianto wis dijanjikan Pemerintah Pacitan ( KONI) sejak tahun 2022, ananging nganti seprene ( buus.... Ibaas... Ibuus ...) bedil sing diimpikan Zalfa  nganti seprene  ora enek ujud'e .

Sekda  lan Bupati Aji  ngaku ora lali marang prestasi Zalfa , cuma Iki Dina kondisi negara sedang tidak baik baik saja,imbas kondisi global akibat perang , Sik pak engko tak jagonge' Karo mas Dewan ( ASB) yen kondisi ekonomi negara wis rada  berubah, wis to soal bedil kari tunggu waktu saja , ungkap mas Aji.


Sementara Pelatih Cabor Menembak Pacitan Pelda Arianto Sastro sing wis bola Bali nelorke juara , krungu yen pengadaan Bedil Atlit bakal dipikirke Bupati wis rumangsa seneng , masiha Iki muk lagi janji Pemerintah , Arianto  trauma ndisik tahun 2022 Dispora lan KONI uga janji  bakal nukokno ( bedil ) , tapi nganti seprene ora enek wujud'e.


Sir Bagindas sebagai ketua KONI Pacitan sing anyar , ngaku menyang media berusaha sekuat tenaga mujudke' Atlit Zulfav  entuk peralatan menembak / bedil sing wis pirang pirang tahun diimpikan Zulfa lan atlit liyane'.

Kondisi Atlit berbakat lan berpestasi koyo to Zulfa ,sing ditinggal mati  bapak ibune nalika Zulfa lan adik adik'e isih cilik cilik , ngundang trenyuh beberapa pihak , Ferry Ardiansyah selaku pimpinan LAM Bhineka Bangsa bakal ngawal kebutuhan Zulfa dkk , utamane bab pengadaan Bedil / senjata  , Ben rada tentrem Sik jagate , ko Bupati , Sekda lan KONI  yen elonomin wis rada apik  , ayo digrebek bareng bareng ..Pemkab Kon tuku bedil..door ...door...( Gustik)




















 


dr.Warkim : Ahli Gizi MBG   jangan mau ditekan Bos SPPG., laporkan ke Dewan klu ada.

dr.Warkim : Ahli Gizi MBG jangan mau ditekan Bos SPPG., laporkan ke Dewan klu ada.


Pacitan Post.16.03.026.
Persoalan menu MBG seolah tidak henti hentinya di masalahkan  oleh Masyarakat , diduga akibat kurang pengetahuan Ahli Gizi di masing masing SPPG.

Ada juga rumor  tenaga Gizi bukanya kurang pengetahuan tapi   tenaga Ahli Gizi sering kali beda pendapat dengan  bos SPPG , akibatnya Ahli Gizi pada menu menu tertentu , dinilai tidak masuk katagori makanan sehat untuk anak,akibat nuruti kemauan bos SPPG.

Menurut dr Warkim  , selaku  anggota komisi 2 DPRD Pacitan , yang salah satunya membidangi Kesehatan , mengaku sering mendapat berbagai komplin dari masyarakat tentang menu MBG yang kadang tidak masuk katagori empat sehat lima sempurna.


Hal ini disampaikan dr Warkim dihadapan  sejumlah awak Media , di acara  buka puasa bersama  disalah satu Rumah Makan di Pantai Teleng Ria Pacitan , , dr Warkim   sempat menyampaikan hal tersebut saat kunjungan ke daerah  / desa di Pacitan.

Selaku seorang  anggota DPRD menemui aduan semacam itu , dr Warkim menghimbau agar persoalan tersebut diadukan lembaga lembaga yang kompeten menangani persoalan tersebut , misalnya ke Koordinator MBG setempat dan kalau perlu membuat aduan tertulis ke Komisi 2 DPRD Pacitan , silahkan kalau mau ngadu ,terang  dr Warkim.


Sementara itu , diperoleh kabar di lapangan beberapa ahli Gizi yang tidak mau disebut nama mengatakan , kurang singkronanya antara Ahli Gizi dan Pemilik SPPG hanya terjadi menjelang lebaran ini saja   (dikala) Harga harga dipasaran ikut naik tajam termasuk harga LPG yang semakin langka.

Namun demikian , isu  dugaan perselisian  Ahli Gizi dan pemilik Dapur harus segera diatasi , jangan sampai hal ini melebar kemana mana yang dapat mempengaruhi menu sehat anak anak sekolah ,imbuh dr Warkim.

Sekedar diketahui , imbas jelang lebaran / perang Iran- Amerika dan Israil berdampak pada sektor ketersediaan  BBM dan  Gas Tabung Hijau muda , bahkan untuk Gas bakul martabak yang mangkal di Perempatan penceng sampai mau membeli gas 50.000 untuk mendapatkan satu tabung  gas tersebut...( Gustik)











Featured

[kriminal][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done