PACITANPOST
News Update
Loading...

Featured

[recentbylabel]

Featured

[Featured][recentbylabel]

Senin, 26 Oktober 2026

DINAS PERTANIAN PACITAN  IKUT MENANGUNG MALU PL KE GREBEG DIHOTEL DIDUGA ZINA

DINAS PERTANIAN PACITAN IKUT MENANGUNG MALU PL KE GREBEG DIHOTEL DIDUGA ZINA


Pegawai PPL Pertanian Pacitan yang ditankap dengan wanita di  hotel adalah pegawai Pusat..

Pacitan Post , 09-10-026.
Beberapa waktu lalu , diberitakan ada pegawai PPPK Dinas Pertanian Pacitan  yang ditugaskan di Kecamatan Punung ditangkap dengan seorang wanita ( diduga WIL) di sebuah Hotel di Wonogiri Jawa Tengah.

Tentu saja berita tersebut menambah daftar panjang bejatnya aparat negara di Pacitan  yang melakukan perselingkuhan .

Namun demikian , untuk menetralisir keadaan , Kepala Dinas Pertanian Pacitan Ir.Sugeng Santoso  mengakui bahwa laki laki yang ditangkap disebuah hotel di Wonogiri adalah pegawai Pertanian yang bekerja sebagai PPL di wilayah Punung.

Namun Sugeng meluruskan , bahwa pegawai tersebut menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat , karena status PPL semuanya menjadi pegawai pusat,kami cuma dapat limpahan saja,terang Sugeng.

Sekedar tambahan informasi , menurut data di Pengadilan Agama Pacitan , kasus perselingkuhan termasuk mendominir penyebab perceraian.

Rata rata perselingkuhan itu terjadi , sama sama dilingkup kerja ,atau sejawat di lingkungan Pekerjaan , baik di Swasta , lingkup BUMN dan ASN...( Aldino).
KONTRAKTOR PACITAN TUMBANG  YANG ADA TINGGAL TANGISAN BANK

KONTRAKTOR PACITAN TUMBANG YANG ADA TINGGAL TANGISAN BANK


Kontraktor Pacitan tumbang satu persatu membuat Rudi Ompong prihatin

Pacitan *post 15-10-206.
Pada tahun 80 an sampai 90 an boleh dibilang kontraktor Pacitan merajai  , bahkan saking banyaknya ketika itu berdiri 5 organisasi Jasa Kontruksi.

Sedang Perusahaan Jasa Kontruksi ada sekitar 200 perusahaan , mereka bersaing sehat dan bahkan sekalipun jumlahnya banyak , semua hampir kebagian pekerjaan.

Jenis pekerjaanpun ketika itu ( terutama Penunjukan langsung )  jumlahnya bisa ratusan ,hingga memungkinkan semua kontraktor dapat jatah partisipasi mengerjakan sebuah proyek.

Namun seiring perjalanan waktu , aturan mengenai hak mendapatkan proyek semakin terbuka dan bebas , siapapun boleh mengakses pekerjaan yang ditawarkan instansi.

Akibatnya ,  kontraktor kontraktor luar kota , dapat mengikuti lelang di Pacitan tanpa bisa dicegah , mereka berdalih aturan.

Tragisnya kontraktor kontraktor dari luar kota menawar pekerjaan sangat berani turun jauh dari pagu yang ditetapkan.

Menurut ketua Gapensi Pacitan Imam Jazuli , saat ini kontraktor Pacitan hampir tumbang semua , hal ini disebabkan persaingan yang buruk , tanpa melihat untung rugi.

Teman teman berpikir , ketimbang jadi kontraktor merugi terus menerus , lebih baik tutup dan tidak mengaktifkan perusahaanya., tegas Imam Jazuli....

Disamping itu , yang lebih memprihatinkan Para kontraktor , karena awalnya tidak ngira situasinya akan berubah drastis ,  neraca pemilik Jasa Pengadaan tidak diantisipasi , sehingga banyak kontraktor meninggalkan tanggungan di Bank yang tidak sedikit ( Aldino)
WARGA ALIRAN KALI GRINDULU BERHARAP SEMUA TEBING SELATAN DIBANGUN

WARGA ALIRAN KALI GRINDULU BERHARAP SEMUA TEBING SELATAN DIBANGUN



Warga Desa Mentoro lega tebing Grindulu Dibangun.

Pacitan Post 11-10-2026
Seperti kita ketahui Tebing   Desa Mentoro di sisi selatan benar benar mengkawatirkan .

Sedikit demi sedikit tebing sebelah selatan yang lokasinya didusun Duduhan dan Kedawung tergerus  banjir hingga menyisakan sedikit lagi ke tepian tanggul.

Menurut kepala Dusun Kedawung Wawan , jika banjir warga kedua dusun sangat was was takut tanggul jebol.

Bahkan saking kawatirnya , beberapa makam dipindahkan ke gunung kethu Jambangan beberapa tahun lalu.

Kini penantian panjang itu mulai diperhatikan , bahkan sejak banjir besar tahun 2017 Tebing Selatan Mentoro mulai di Bangun dengan sistim menanam bronjong.

Walau waktu itu baru sedikit , mulai tahun 2026 Pembangunan yang kontruksinya penanaman bronjong sepanjang tebing dimulai pembangunanya.

Pihak Bengawan Solo kini telah membangun kurang lebih 200 meter menuju arah barat dan sisanya konon tahun depan.

Kades Mentoro Rohman Mashuri  mengucapkan beribu terima kasih kepada pihak pemerintah melalui Balai Besar Bengawan Solo yang telah memperhatikan keluhan warga Desa Mentoro.

Diharapkan sebelum tahun 2029 seluruh tebing selatan Desa Mentoro dibangun tuntas...( Aldino)

.
SOAL BUMDES HARUSNYA BUPATI PERINTAHKAN  PENGHENTIAN

SOAL BUMDES HARUSNYA BUPATI PERINTAHKAN PENGHENTIAN


Pacitan Post 102026
Sudah bukan rahasia lagi , Badan Usaha milik Desa atau yang disebut Bumdes  kini hampir keseluruhan mengalami henti produksi alias mati suri.

Bahkan ada Bumdes yang mengelola Pariwisata susur sungai belum beroperasi namun sudah kolap lebih dulu , yakni Bumdes Desa Arjowinangun.

Rata rata Kolapnya Bumdes, disebabkan kajian bisnis yang tidak tepat , Kades dan perangkatnya dalam mendirikan usaha diduga karena faktor emosional sesaat.

Kades dan perangkat tidak mengkonsep Usaha dengan konsep yang matang , hanya sekedar memanfaatkan APBDes yang ada didesanya masing masing.

Terlepas saat ini , ada kebijakan effisiensi anggaran disetiap instansi dan desa  , sebenarnya bukan suatu alasan untuk bangkrut  , jika memang Bumdes dirancang secara baik , pasti akan bertahan dan atau bisa untung.

Bangkrutnya di hampir semua Bumdes , kini nampaknya memantik perhatian  Publik , LSM   dan Penegak Hukum untuk mengurai penyebabnya.

LSM Pacitan Courruption Watch ( PCW) yang dikomandani owner Media ini , dalam waktu dekat akan bekerja sama dengan pihak Auditor dan penegak hukum untuk meneliti adakah yang dilanggar dalam pembuatan dan operational Bumdes didesa desa tertentu.

 PCW  saat ini berbekal laporan dan informasi  masyarakat  , ada tidaknya pelanggaran , itu soal nanti , sekarang tinggal singkunkan data...tukas Dhimyati tim dari PCW...( ALDINO).
ASB  TERBUKTI GEMATI KEPADA WARTAWAN

ASB TERBUKTI GEMATI KEPADA WARTAWAN


Pacitan Post 24-10-206.
Ketua DPRD Pacitan , Arip Setyo Budi atau lebih populernya ASB memenuhi janjinya untuk mengabulkan  anggaran untuk kesejahteraan awak media di Pacitan.

Pada saat Halal Bihalal antara ASB dan Wartawan yang ketika itu dilaksanakan disebuah rumah makan di JLS , memang ASB akan meningkatkan kesejahteraan media lewat skema PAK tahun 2026.

Dan janji tokoh yang terkenal lewat seni Tayub tersebut kini benar benar dibuktikan anggaran tersebut turun sekian puluh juta.

Lewat Sekretaris Dewan Didik Alih , dana tersebut bisa dicairkan lewat skema kegiatan seminar .

Menurut Didik Alih , awalnya anggaran tersebut akan digunakan untuk tour bersama , namun karena Dinas kominfo sudah merancang kegiatan tour dengan media , maka anggaran dialihkan untuk seminar ,tegas Didik.

Atas nama Wartawan yang tergabung dalam wadah FPPA , salah satu pengurusnya Yahya Ali Rahmawan mengucapkan terima kasih kepad ketua DPRD Pacitan Arip Setyo Budi yang telah menepati janjinya yaitu meningkatkan kesejahteraan Wartawan Pacitan.

Namun demikian , Yahya meminta untuk tahun tahun kedepan , DPRD  mampu meningkatkan anggaran untuk kesejahteraan insan Pers jauh lebih besar dari sekarang.

Melalui kesempatan ini, FPPA  menyayangkan atas turunya anggaran FPPA dari tahun sebelumnya ,tahun 2025 sebesar 160 juta menjadi tinggal 100 juta...( Aldin )
PEMILIK LAHAN GOA GONG  WARNING PEMKAB AKHIR DESEMBER SELESAI

PEMILIK LAHAN GOA GONG WARNING PEMKAB AKHIR DESEMBER SELESAI


Pacitan Post 21-10-2026.
Pemilik Lahan Goa Gong Sutikno dan Kateni kini memberikan batas waktu hingga akhir tahun 2026.

Jika sampai batas waktu tersebut tidak ada kemajuan , maka kedua pemilik lahan obyek Wisata Goa Gong di Kecamatan Punung ,bakal menempuh jalur hukum.

Menurut salah satu tim Negosiator Pemilik Lahan Goa Gong  Berty Stefanus,  kedua pemillik lahan sudah sabar menunggu etiket baik Pemkab Pacitan,tapi hingga kini jalan ditempat, tegas Berty.

Tokoh yang dulu lama berkarier di Sekretariat KPUD dan Bawaslu Pacitan itu berdalih , kedua pemilik lahan yakin gugatan akan berhasil .

Sambil menunggu sertifikat jadi , Sutikno dan Kateni masih toleransi untuk menunggu sampai desember tahun 2026.

Sekedar diketahui , Obyek Wisata Goa Gong saat ini dikelola Pemkab Pacitan , namun anehnya salah satu pemilik lahan Kateni tidak diberikan kompensasi apapun dari Pemkab Pacitan selama Goa Gong beroperasi 30 tajun.

Melalui berbagai upaya , baik dari Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Pacitan ,sudah merekomendasikan kepada Pemkab untuk segera membayar sewa yang seharusnya diterima pemilik Lahan.

Dalam tinjauan lapangan , Kajari yang didampingi kasi Intel dan Kasidatun , sempat mengumpulkan para pemilik lahan baik sutikno  dan Kateni.

Pemda diwakili Kadispora Munirul Ikhwan , BTN dan Dinas lain , waktu itu Kajari sempat menjamin kepada pemilik lahan , bahwa tanah goa gong yang menjadi hak warga ( kateni) harus segera dibayar melalui skema Sewa...( Aldino)
HUJAN BUATAN ATAU TIDAK , WARGA TIDAK PEDULI SING PENTING HUJAN

HUJAN BUATAN ATAU TIDAK , WARGA TIDAK PEDULI SING PENTING HUJAN


Pacitan Post 28-10-206.
Saat ini Kota Pacitan dan sekitarnya benar benar merasakan dampak kemarau panjang.
Tanah sawah menjadi tidak produktif , lahan yang tadinya ditanami padi ,kini dibiarkan begitu saja , bahkan banyak yang ditanami rumput untuk hewan.

Namun demikian yang sangat mengkhawatirkan yaitu susutnya air di sumur sumur warga di dalam  kota Pacitan.

Kalau di daerah pegunungan , tidak usah ditanya lagi , pasti banyak warga yang kekurangan air bersih , bersyukur kekurangan air bersih daerah pegunungan banyak dibantu dari berbagai komunitas yang peduli.

Sedang untuk air sumur di daerah perkotaan , bagi yang tidak berlangganan air PDAM benar benar merasakan dampaknya .

Seperti yang dirasakan Kimarsiah  , sumurnya beberapa kali dibor untuk ditambah pipa , namun kini airnya tetep sedikit yang keluar dan terpaksa untuk sekedar mandi dan nyuci kami ketetangga sebelah , ujar Kim.

Sementara itu dari Pihak PDAM ,  mengaku agak kesulitan mendahulukan layanan kepada warga yang membutuhkan air bersih , mengingat banyaknya permintaan bantuan dari berbagai donasi.

Itu keluhan warga 10 hari lalu , tapi untuk saat ini Pacitan telah turun hujan lumayan deras dan disambut suka cita oleh warga, warga tidak peduli hujan ini buatan atau bakan , yang dilihat warga fakta Pacitan hujan..( Gustik)
FPPA GELAR PENGUKUHAH GUSTIK DI HOTEL BINTANG 4

FPPA GELAR PENGUKUHAH GUSTIK DI HOTEL BINTANG 4


Pacitan  Post  21 Oktober 2026.
Biasane Hotel berbintang wis dadi langganan anggota Dewan lan para Pejabat Indonesia , ora terkecuali Pacitan.

Wartawan sing biasane muk nyawang saka kadohan lan bayangke'  mendah menak'ke turu Hotel berbintang .

Ternyata iki dina kurang luwih 60 wartawan sing tergabung ana Forum Pewarta Pacitan ( FPPA) iso turu  ana Hotel Bintang 4 ana Kota Jogjakarta.

Sejatine wartawan Pacitan  turu hotel berbintang ana Jogjakarta wis rong tahun iki , ananging ngrasakne hotel Bintang 4 lagi sepisan iki.

Mungkin kabeh podo tekok , kok nganti turu hotel Berbintang barang..? jawabane'  muk siji , wis dadi hak wartawan merga Asbabun Nuzule  ndisik saat menyampaikan Aspirasi menyang DPRD Pacitan , ketika itu Wartawan Pacitan pingin plesir ben uteg rada padang.

Amarga setahun medun , wartawan  munggah lan  medun gunung Pacitan sing terkenal Terjal , muk arep golek berita ben Warga Pacitan entuk kawruh bab babagan pembangunan lan informasi liyane.

Masiha Wartawan bola bali kenek isu miring , ananging mental wartawan Pacitan wis teruji dibanding  oknum luar kota sing ngaku aku Wartawan  gembrudug menyang kantor kantor lan Sekolahan srana tujuan ora jelas.

Puji syukur Niat apik lan aktifitas Wartawan Pacitan ternyata diapresiai  pejabat lan konco konco Dewan Pacitan,  sing secara rutin menehi Kado Piknik bareng srana turu hotel sing patut.

Merga sakdurunge turu  ora enek Kegiatan , diisi Internal Wartawan , yo kui ngenekne acara Pengukuhan Ketua Baru.

Sekedar dimangerteni , saben saben 2 tahun sepisan ,  Pimpinan Forum Pewarta Pacitan kudu dienekne pemilihan Ketua baru.

Kebetulan Gustik sebagai Ketua  FPPA Periode 2024-2026 Wis entek masa kepengurusane ,  lan kudu dienekne Pilihan anyar.

Saat pemilihan sing dienekne tanggal 08 oktober 2026 ana gedung karya Darma Pacitan , Owner Pacitan Post Group iku terpilih kembali dengan silisih suara yang cukup signitifkan,mula iki dina dienekne pengukuhan , kanggo ngisi wektu bengi sak durunge turu ....( Aldino)

Featured

[kriminal][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done